Esok.

Sekali tu pernah tengok movie dekat cinema. Masa opening cerita tu, dia tulis tajuk “The Day After Tomorrow”. Subtitle bawah dia tulis, “Lusa.”

Anyway, semalam Khamis lepas Asar, mak minta tolong transfer duit pada kawannya. Kawan-kawan mak dari sekolah menengah dulu sangat aktif. Selalu buat program infaq.

Dalam hati aku nak cakap, “Esoklah. Esok Jumaat. Lagi banyak pahala sedekah hari Jumaat.”

Dalam hati aku juga berkata, “Esok masih ada ke?”

Maka aku pun transfer terus…

Teringat masa 2019, kawan mak contact. Minta tolong jadi driver untuk program reunion mereka. Program lagi 2 minggu.

Aku jawab, “InshaAllah.”

Dalam hati, aku tertanya, “Masih hidup lagikah selepas 2 minggu?”

Teringat dulu pernah dengar atau terbaca kuliah TG Nik Aziz.

Pesanannya lebih kurang, “Ingat mati saja tak cerdik. Yang cerdik nya apabila kita buat persiapan untuk menghadapi mati.”

Harini ternampak sebuah hadis,

Seorang sahabat pernah bertanya: “Wahai Rasulullah, Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?”

Rasulullah menjawab: “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling: baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.”

[HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy]


Speaking of preparation, selain ibadah, remember these 3 powerful things: Sedekah, sharing ilmu bermanfaat, educate anak dengan ilmu agama.

Sharing ilmu bermanfaat boleh buat as simple as forward good messages on Whatsapp, and write good things on Facebook.

Educate anak dengan ilmu agama; well, something need to be done untuk bawa anak kita supaya tak terlalu lama dengan game atau handphone.

Dengan harapan, mereka ingat untuk doakan kita.

Dari Abi Huhairah RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:Apabila mati seorang manusia, terputuslah daripadanya amalannya kecuali tiga perkara: Sedekah jariah atau ilmu yang dimanfaatkan dengannya atau anak yang soleh yang mendoakan baginya.” 

[Riwayat Muslim (1631), al-Nasa’i (3651), al-Tirmizi (1376) dan Abu Daud (2880)]