Kesabaran Itu Pada Pukulan Yang Pertama

Suatu ketika di zaman Nabi saw., ada seorang sahabat wanita yang menguburkan suaminya.

Setelah selesai penguburan dan seluruh pengantar sudah pulang, sahabat wanita ini tetap ada disana dan menangis di atas pusara sang suami.

Lalu Nabi Muhammad saw lewat didekatnya dan berpesan untuk sabar.

Wanita itu menjawab tanpa menoleh, “Engkau tidak tahu apa yang aku rasakan.”

Akhirnya Nabi saw meninggalkannya tanpa berkata apa-apa pun.

Teman dari sahabat wanita ini melihat dan menegurnya, “Itu Nabi yang berikan nasihat.”

Wanita itu langsung berlari ke rumah Nabi saw untuk meminta maaf. Sampai di rumah, Rasulullah saw pasti sudah memaafkannya, tapi beliau mengatakan,

“Kesabaran itu pada pukulan pertama.”

Magnet rezeki melatih kita bersyukur di kesempatan pertama, di pukulan pertama, di detik pertama, saat ujian itu masih “fresh from the oven”.

Kita pasti pernah mengalami keadaan yang kita tidak suka, lalu kita mengeluh atas keadaan itu. Setelah lama berlalu baru kita sedar di sebalik ujian itu ada hikmah.

Kita bersyukur atas musibah, tapi saat kita sudah redha dan menerima ujian di waktu yang sudah lewat dari musibah itu. Itu sudah bagus, tapi rezeki special nya sudah lewat.

Allah memberi rezeki dan membungkusnya dengan sesuatu yang kita tidak suka.

Apakah yang kita tidak sukai itu? Dialah masalah kehidupan kita. Ujian yang kita tidak suka.

Padahal di balik hal yang kita tidak sukai itu, Allah menyimpan rezeki-Nya yang sangat indah.

Sesuai dengan hadis Nabi saw,

“Sesiapa yang ingin diberikan kebaikan oleh Allah, akan diberi musibah terlebih dahulu.”
[HR Bukhari Muslim]

p/s: Content diambil dari buku Rahasia Magnet Rezeki, penulisan Ustaz Nasrullah

Rahasia Magnet Rezeki